on

Jelang Akhir Tahun Konsumen Siapkan Dana Untuk Miliki Mobil Baru

Mobilio RS 2015

Akhir tahun adalah salah satu momen penting yang tak hanya dijadikan ajang untuk menggenjot angka penjualan namun juga menjadi sebuah tolak ukur bagi sebuah produsen otomotif menyosong tahun berikutnya. Menjadi menarik bukan hanya produsen yang menantinya namun konsumen setia setiap brand juga menunggu untuk segera memiliki mobil baru karena menurut mereka menjelang pergantian tahun melalui ATPM akan dibuatkan promo menarik kemudian menjadi tugas dealer untuk meneruskannya pada konsumen. Rasanya sangat beralasan karena siapapun dalam membeli sebuah mobil juga pasti ingin pembelian mereka mendapat promo khusus dan ini sering terjadi dimana konsumen Honda biasanya bertanya mengenai promo yang sedang berlangsung walaupun terkadang kerap memaksa sehingga mereka gagal melakukan dealing dengan marketing bersangkutan dan mungkin saja konsumen berpegang teguh pada prinsip penjualan bahwa konsumen adalah raja.

Untuk beberapa unit atau produk Honda seperti Mobilio RS dan dereta Mobilio lainnya memang sejauh ini tersedia dishowroom sehingga nantinya pembelian akan lebih mudah apalagi kini banyak perusahaan leasing menawarkan beberapa program promo menarik untuk konsumen setianya. Kita tentu saja berharap agar produk lainnya secepatkan diproduksi seperti halnya BR-V mengingat tak sedikit para calon pembeli yang sudah menunggu karena mobil jenis CUV seven-seater ini memang sangat menarik walaupun diluncurkan ditengah situasi ekonomi nasional yang kurang menguntungkan. APM berprinsip bahwa mereka akan selalu menyiapkan sekaligus menawarkan produk unggulan sehingga BRV nantinya akan menjadi pesaing beberapa Crossover-Utility Vehicle sebelumnya seperti duo Rush-Terios karena sudah terlebih dahulu dipasarkan di Indonesia. HPM sendiri sudah berjanji bahwa ditahun 2016 nanti para pemesan yang sudah melakukan inden dipeluncuran perdana prototipe BR-V akan segera mendapatkan unit sehingga mereka dapat menggunakan mobil baru tersebut untuk digunakan sehari-hari sebab CUV tersebut memang didesain untuk kendaraan harian dengan kapasitas mesin 1,500cc.

Disisi lainnya, HPM sendiri berterimakasih kepada konsumen yang sudah menunggu hingga nanti mobilnya diantar oleh kami selaku staff marketing kerumahnya ketika sudah tersedia di showroom tentunya.

Mobil Baru Honda Murah Tetap Jadi Incaran Konsumen

Agar dapat bersaing maka HPM memutuskan juga untuk menghadirkan mobil murah sehingga jelang akhir tahun seperti ini manakala produsen lain menawarkan promo berlimpah untuk mobil besutannya maka Honda juga mampu berbicara banyak karna kini ada Mobilio juga Brio Satya yang memang didesain bagi konsumen disemua segmen bahkan mampu menjangkau hingga pada keluarga muda di Indonesia. Memang sebelumnya, pihak HPM sepertinya masih kurang berminat untuk memasarkan mobil murah karena mungkin saja alasannya adalah brand image akan tetapi melihat dinamika pasar otomotif nasional maka menghadirkan kedua mobil diatas tentu saja sangatlah tepat. Kita tentu saja pernah melihat bahwa beberapa mobil besutan brand otomotif berlogo H menjadi kampium dibeberapa kategori Mobil namun masa itu kepemilikan mobil masih cukup sulit karena belum hadirnya perusahaan leasing karena konsumen biasanya membelinya ke showroom dengan cara tunai.

Namun untuk mewujudkan pembelian diakhir tahun tentu saja kita berharap semoga perekonomian Indonesia terus membaik seiring dengan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dollar yang sudah mulai menguat. Meski bukan sebagai seorang pakar perekonomian namun kita berharap agar penguatan tersebut akan terus berlangsung hingga tahun-tahun mendatang terutama jelang akhir tahun nanti karena ada beberapa momen penting yang membuat permintaan mata uang dollar AS meningkat. Jika segala macam bisnis dan industri berjalan dengan baik tentu saja konsumenpun akan lebih mudah untuk memiliki mobil baru yang menjadi dambaannya selama ini. Saling keterkaitan antara satu dengan yang lainnya tentu saja membuat semua perusahaan mengambil kebijakan-kebijakan demi menyelamatkan perusahaannya tak ketinggalan otomotif. Ditengah lesunya perekonomian maka Honda juga membuat beberapa kebijakan diantaranya memperhitungan jumlah produksi dengan daya beli konsumen namun tetap saja bahwa promo tetap diberikan karena APM dan dealer tak ingin dominasi penjualan hanya didapat oleh satu brand saja.